Tottenham Dipermak Manchester City Awal Buruk Jadi Alasan

Tottenham Dipermak Manchester City Awal Buruk Jadi Alasan

Tottenham Dipermak Manchester City Awal Buruk Jadi Alasan

www.wysiwygtalentshow.org – Tottenham Dipermak Manchester City Awal Buruk Jadi Alasan – Pelatih Mauricio Pochettino senang Tottenham Hotspur berusaha kejar ketertinggalan dari Manchester City tapi kesal dengan permainan timnya di babak pertama.

Tottenham Hotspur gagal mempertahankan catatan tidak terkalahkan sejak Desember usai dipermalukan oleh Manchester City di hadapan publik sendiri di Wembley dengan skor 3-1, Minggu (15/04) dini hari WIB tadi.

Gabriel Jesus membuka keran gol Manchester City di menit 22, sebelum Ilkay Gundogan sukses mengeksekusi penalti tiga menit kemudian.

Christian Eriksen mampu memperkecil selisih gol di menit ke-42 tapi tuan rumah tidak mampu memanfaatkan momentum pada babak kedua, dan malahan Raheem Sterling menyumbangkan gol ketiga bagi The Skyblues di menit ke-75.

Untuk bermain taruhan judi online, Silahkan baca panduan:

CARA DAFTAR SBOBET

DAFTAR JUDI ONLINE

DAFTAR JUDI BOLA

Berbicara pada konferensi pers seusai laga, Mauricio Pochettino tidak menyembunyikan kekesalannya.

“Kami baru mulai terlihat bermain setelah kebobolan gol kedua. Itu yang paling membuat kecewa,” ucap eks manajer Southampton dan RCD Espanyol ini pada Sky Sports.

“City bermain baik sejak awal dan lebih agresif dibandingkan Spurs. Setelah gol kedua City itu kami mulai bisa mengontrol jalannya laga, mencetak gol melalui Christian dan di babak kedua kami bisa bermain baik.”

“Seperti itulah kami ingin bermain, tapi di 25 menit pertama bukanlah cara yang ingin kami praktikan atau cara kami bersiap pekan ini.”

Berbicara soal keputusan penalti dari wasit Jon Moss, dalam tayangan ulang terlihat penjaga gawang Hugo Lloris menjegal Raheem Sterling di luar kotak penalti, bukan di dalam. Pelanggaran itu berbuntut hadiah penalti bagi City yang disempurnakan jadi gol oleh Gundogan di menit ke-25.

Akan tetapi Mauricio Pochettino enggan membahas karena sadar sulitnya tugas seorang pengadil lapangan.

“Saya tidak akan mengeluh. Banyak hal terjadi di sepanjang musim. Sulit bagi wasit untuk melihat (apakah pelanggaran atau bukan). Itu bukan situasi yang bakal mengubah laga juga.”

“Di level ini, ketika Anda bertanding melawan Manchester City, Anda harus bersaing di level terbaik sejak awal hingga akhir. Kami tidak mampu melakukan itu di 25 menit pertama.”

Untuk bermain taruhan judi bola atau casino online, silahkan baca panduan:

CARA DAFTAR SBOBET MUDAH DAN CEPAT

CARA DAFTAR CASINO

CARA DAFTAR CASINO ONLINE